Kemiskinan dan pengangguran merupakan dua masalah yang saling terkait. Pengangguran merupakan salah satu pemicu dari terjadinya kemiskinan dilain kutub pengangguran sangat mungkin disebabkan oleh kondisi miskin. Penyebab kemiskinan sendiri sangat bervariasi dimana antara lain disebabkan oleh karena faktor lingkungan, sosiokultural, ekonomi, politik, kebijakan publik dan sebagainya.

Pemerintah sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam pengembangan sumber daya manusia yang bertujuan menyejahterakan rakyat dan mengentaskan kemiskinan telah melakukan berbagai upaya penanggulangan kemiskinan dan upaya untuk mengatasi masalah ekonomi yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Kota Gresik dalam melaksanakan kebijakan penanggulangan kemiskinan menerapkan kebijakan teknis penyediaan sarana dan bantuan pemenuhan kebutuhan dasar minimum bagi masyarakat dengan berbagai intervensi yang dilakukan diantaranya perluasan kesempatan kerja dan peningkatan pendapatan keluarga, penyediaan layanan pendidikan, penyediaan layanan kesehatan, penyediaan layanan jaminan ketersediaan pangan, penyediaan keterpenuhan pemukiman dan perumahan layak huni, penyediaan keterpenuhan kebutuhan air bersih dan sanitasi yang baik, penguatan kualitas hidup keluarga miskin dan layanan pemenuhan kebutuhan dasar melalui panti sosial. Semua jenis bantuan kemiskinan tersebut dikelola oleh KPK
(Komite Penanggulangan Kemiskinan) yang merupakan gabungan dari berbagai Dinas.

Berbagai program dari intervensi Pemerintah Kota Gresik dalam upaya penanggulangan kemiskinan memang telah banyak, tetapi berbagai bantuan yang sampai di tangan rakyat tidak sesuai dengan yang diharapkan serta banyaknya parameter/indikator kemiskinan mengakibatkan kurang efektifnya program penanganan kemiskinan. Hal ini juga menjadi masalah bagi Pemerintah Kota Gresik berkaitan dengan penentuan keluarga miskin yang belum optimal yaitu banyak terjadi komplain dari pihak masyarakat karena keputusan dari pemerintah yang menangani masalah penentuan keluarga miskin dalam pemberian bantuan kemiskinan masih belum sesuai dengan realita yang ada. Hasil analisa terhadap data keluarga miskin setelah verifikasi ulang yang dilakukan Dinas Sosial Kota Gresik menunjukkan bahwa penyebab terjadinya kesalahan penentuan keluarga miskin antara lain akibat kesalahan pada saat proses pendataan, kesalahan dalam proses perhitungan, dan akibat terjadinya kecurangan pada saat pendataan. Hal tersebut menjadi perhatian penting bagi Pemerintah Kota Gresik untuk lebih meningkatkan ketelitian dalam proses penentuan keluarga miskin. Belajar dari kesalahan dan kesulitan dalam menentukan sasaran penerima program bantuan di masa lalu, maka diperlukan suatu alat bantu pengambil keputusan (pimpinan) untuk menetapkan sasaran yang lebih efektif dan efisien.

Seiring kemajuan dunia teknologi informasi, yang meliputi perkembangan perangkat keras dan perangkat lunak, ternyata membawa dampak yang multikompleks dalam berbagai segi kehidupan manusia, salah satu diantaranya adalah munculnya model pengambilan keputusan yang dikenal dengan Sistem Pendukung Keputusan (SPK), dengan SPK para pengambil keputusan dalam menentukan kebijakannya dapat dilakukan dengan cara yang tepat, efektif, dan efisien. Data yang ada akan dikelola oleh sistem yang dibuat (komputerisasi), dengan pengolahan data yang terkomputerisasi diharapkan dapat menyajikan informasi yang cepat, tepat, jelas, dan terarah.

Silahkan download tugas makalah kecerdasan buatan
Materi : tugas kecerdasan buatan,  perhitungan excel